Rahasia Stiker Kemasan Tampil Memukau
Stiker label adalah wajah produk Anda, terutama untuk produk botol minuman dingin, toples kue kering, atau frozen food. Agar stiker tidak luntur, tidak blur, dan potongan pinggirannya presisi tanpa garis putih yang meleset, ikuti panduan berikut.
1. Wajib Gunakan Color Mode CMYK (Bukan RGB)
Layar monitor smartphone dan komputer menampilkan warna dalam spektrum cahaya RGB (Red Green Blue), sedangkan mesin cetak menggunakan tinta CMYK (Cyan Magenta Yellow Key/Black). Selalu konversikan dokumen desain Anda ke CMYK sejak awal pembuatan di Adobe Illustrator atau CorelDRAW.
2. Tambahkan Bleed Minimal 2 mm
Bleed adalah area lebih di luar batas potong stiker. Tujuannya adalah mengantisipasi pergeseran mikron pisau mesin cutting plotter (seperti Graphtec) agar tidak meninggalkan tepi putih yang mengganggu estetika.
3. Buat Garis Pola Potong (Kiss Cut / Die Cut) dalam Bentuk Vektor
Mesin cutting membaca jalur potong berbasis vector hairline (0.25 pt) dengan warna kontras (misal 100% Magenta SPOT Color). Jangan menggabungkan garis potong ke dalam raster JPG/PNG.
4. Gunakan Resolusi Minimal 300 DPI
Untuk teks berukuran kecil seperti informasi nilai gizi (nutrition facts) atau izin edar BPOM/P-IRT, pastikan teks diubah ke kurva/outline dan gambar beresolusi 300 DPI agar tetap terbaca jelas.
5. Pilih Laminasi Dingin Outdoor
Untuk produk yang sering disimpan di dalam kulkas atau terkena gesekan es batu, laminasi glossy outdoor memastikan stiker anti sobek dan anti pudar hingga bertahun-tahun.